Masyarakat Peduli Nilam Hadir Di Pasa Ekonomi Kreatif Pasaman Barat 2026, Serap Minyak Nilam Petani Untuk Target Pasar Ekspor Internasional

Pasaman Barat,wahanamediapendidikan.com—— Masyarakat Peduli Nilam hadir dalam kegiatan Pasa Ekonomi Kreatif (Pasa Ekraf) Pasaman Barat 2026 dengan fokus strategis pada target pasar ekspor internasional, menyerap minyak nilam berkualitas ekspor langsung dari petani melalui stand UMKM yang dipamerkan dalam festival tersebut.Pada Tanggal 5,6hinga 7 Juni tahun 2026. sedangkan Acara Pasa Ekraf di halaman Kantor Bupati Kabupaten Pasaman Barat.
komitmen dan Target Pasar Eksport Internasional, Masyarakat Peduli Nilam Pasaman Barat, yang diketuai oleh Indors Rajo Mangkuto, menegaskan komitmen kuat untuk menempatkan minyak nilam Pasaman Barat di pasar ekspor internasional dengan menyerap produksi langsung dari 200 kepala keluarga petani yang tersebar di tiga kecamatan utama: Kecamatan Pasaman, Kecamatan Kinali, dan Kecamatan Luhak Melintang.
“Kualitas minyak nilam Pasaman Barat sudah memenuhi standar ekspor internasional untuk bahan baku parfum dengan kualitas paclo alkohol 32 ke atas. Kami menargetkan pasar ekspor ke Eropa, Amerika, dan Asia yang membutuhkan minyak nilam berkualitas tinggi,” tegas Ketua Masyarakat Peduli Nilam Pasaman Barat, Indors Rajo Mangkuto.
Masyarakat Peduli Nilam menghadirkan minyak nilam kualitas ekspor di stand UMKM Pasa Ekraf, yang siap dipasarkan ke Pasar Eropa — Bahan baku industri parfum mewah, Pasar Amerika Utara — Kebutuhan aromaterapi dan kosmetik, Pasar Asia — Industri obat tradisional dan kosmetik, Pasar Timur Tengah — Bahan baku parfum dan attar
Potensi Ekspor Nilam Pasaman Barat, Minyak nilam (patchouli oil) merupakan komoditas primadona Indonesia yang sangat dicari pasar internasional, terutama untuk industri parfum global. Pasar ekspor utama meliputi, Jerman dan Prancis — Pusat industri parfum dunia, Amerika Serikat — Industri aromaterapi dan kosmetik organik,
Singapura dan Malaysia — Hub distribusi Asia, India — Industri attar dan obat tradisional
“Nilam Indonesia menguasai 90 persen pasar minyak nilam dunia, dan Pasaman Barat memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekspor,” tambah Indors Rajo Mangkuto.
Strategi Masuk Pasar Ekspor Internasional, Masyarakat Peduli Nilam menerapkan strategi komprehensif untuk menembus pasar ekspor. Jaminan Kualitas Ekspor
Standarisasi mutu minyak nilam sesuai permintaan pasar internasional, Sertifikasi kualitas untuk memenuhi persyaratan ekspor Pengujian laboratorium untuk memastikan kadar paclo alkohol 32 ke atas, Stok Penyangga Ekspor Penyimpanan minyak nilam untuk memenuhi permintaan kontinyu, Sistem cold chain untuk menjaga kualitas selama penyimpanan, Ketersediaan 4 ton per bulan siap ekspor, Jejaring Distribusi Internasional Kerjasama dengan eksportir dan importer global Keikutsertaan dalam pameran perdagangan internasional Kemitraan dengan perusahaan parfum multinasional, Promosi Digital Global, Website dan marketplace untuk pasar internasional.Digital marketing menyasar pembeli global Sertifikasi halal untuk pasar Muslim internasional
Kerjasama Promosi Untuk Ekspor, Masyarakat Peduli Nilam saat ini sedang bekerja sama dengan Media Grafika Provinsi dan BUMD untuk mengadakan lelang komoditas sebagai salah satu upaya mempromosikan nilam Pasaman Barat ke pasar internasional yang lebih luas.
Manfaat Bagi Petani, Kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi petani nilam Pasaman Barat, Harga yang lebih kompetitif untuk pasar ekspor,Jaminan penyerapan hasil panen siap ekspor, Peningkatan pendapatan dari ekspor ke pasar bernilai tinggi Edukasi standar kualitas ekspor,Penguatan kelembagaan melalui kelompok tani
“Kami harapkan harga terus mengalami kenaikan. Dengan pasar ekspor internasional, nilai jual nilam Pasaman Barat akan jauh lebih tinggi dibandingkan pasar domestik,” tegas Indors Rajo Mangkuto.
Sinergi Pemerintah Daerah,Kegiatan ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang mendorong penguatan ekonomi kreatif dan budaya melalui festival, serta memperkuat UMKM dan ekonomi masyarakat Pasbar (Sandra/Novi)



