DaerahPasaman BaratPendidikanTerkini

SMKN 1 Pasaman Kembangkan Pengajaran Berbasis Pabrik untuk Meningkatkan Kompetensi Lulusan

Pasaman Barat, WMpendidikan.com– SMKN 1 Pasaman terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui pengembangan pengajaran berbasis pabrik (Teaching Factory). Program ini dirancang untuk menghadirkan suasana belajar yang menyerupai dunia kerja dan dunia industri sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata, produktif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.,Rabu(5/08/2026) berlangsung sukses.

Kepala SMKN 1 Pasaman Ahmad Ramli.S.Pd menegaskan bahwa penerapan Teaching Factory merupakan langkah strategis dalam membentuk lulusan yang memiliki kompetensi teknis, karakter kerja, serta jiwa kewirausahaan.

Melalui sistem pembelajaran ini, siswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam proses produksi barang maupun jasa sesuai standar industri.
“Pengembangan pengajaran berbasis pabrik menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memperkuat link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Kami ingin lulusan SMKN 1 Pasaman siap bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Dalam implementasinya, sekolah terus memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra industri, meningkatkan kompetensi guru, serta mengoptimalkan pemanfaatan sarana praktik agar proses pembelajaran berlangsung sesuai standar dunia kerja. Selain itu, peserta didik dibiasakan menerapkan budaya kerja seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, komunikasi, serta pengendalian mutu produk.

Melalui pengembangan Teaching Factory, SMKN 1 Pasaman berharap mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Program ini juga menjadi wujud nyata dukungan sekolah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan industri masa depan.(Rajo)

Related Articles

Back to top button